Wednesday, November 1, 2017

Mertua Menyuruhku Pergi, Tapi Aku Lupa Sesuatu dan Kembali Ke Rumah, Tak Disangka Aku Mendengar "Percakapan Mengejutkan Ini" dari Luar Pintu!!

Hubunganku dan ibu mertua sangat baik. Ia sering membantuku menjaga anak, berbagi pekerjaan rumah tangga, aku cukup berterima kasih padanya. Ketika aku hamil pun, ibu mertua juga sibuk merawat saya dan bayi. Saya sangat beruntung bertemu dengan ibu mertua yang baik, jadi saya sangat menghargai hubungan kita ini.
Suatu hari, ibu mertua menyuruhku untuk pulang berlibur ke rumah orang tuaku bersama anak dan suami. Ia juga tahu aku sudah lama tidak pulang ke rumah. Aku pun sepakat untuk pulang bersama suami dan anak-anak keesokan harinya.
Esoknya, aku mengemas barang-barang dan pergi bersama anak dan suami. Tiba di tengah jalan, anakku minta minum susu dan aku baru sadar ternyata aku meninggalkan botol susu bubuk yang telah disiapkan di rumah. Untung masih belum terlalu jauh, kami pun kembali ke rumah untuk mengambilnya.
Baru sampai di rumah, aku berdiri di depan pintu merogoh tas mencari kunci, tapi samar-samar, aku seperti mendengar suara mertua berbicara. Aneh, padahal di rumah tidak ada siapa-siapa selain ibu. Kakek mertua juga sudah meninggal tahunan yang lalu. Lantas, ibu berbicara dengan siapa?
Ibu: "Ngapain kamu datang? Rumah lagi gak ada siapa-siapa? Begini rasanya tidak baik…"
Suara lain: "Justru karena aku melihat anak dan menantumu keluar, aku baru datang. Baguslah mereka tidak ada, kita jadi bisa bicara baik-baik."
Setelah mendengarkan untuk beberapa saat, aku seperti kenal suara itu. Sepertinya adalah paman tetangga yang tinggal di apartemen lantai bawah. Istrinya juga meninggal beberapa tahun yang lalu. Jangan-jangan ia menaruh perasaan pada ibuku?
Biasanya bila ia bertemu dengan kami, ia akan menyapa sambil tersenyum. Orangnya sepertinya baik, rukun juga dengan tetangga. Kalau ia benar menaruh perasaan pada ibu, aku pasti dukung, lumayan supaya ibu ada yang menemani...
Aku pun lekas mengambil kunci dan membuka pintu. Ketika melihatku masuk, mereka berdua melihatku dengan ekspresi wajah terkejut dan muka merah. Aku menyapa sang paman dan menarik ibu mertua masuk kamar. Sebelum ia sempat menjelaskan, aku langsung bilang, "Bu, ini suatu hal yang bagus, bukan masalah besar. Nanti aku bicarakan dengan suami, kita rayakan pernikahan kalian dengan meriah!"
Ibu pun menangis tergerak mendengar kata-kataku. Katanya ia tidak berani memberitahukan hal ini kepada kami karena takut kami tidak setuju. Tapi, saya hanya berharap ibu mertua juga bisa menemukan kebahagiaan sendiri. Siapa bilang sudah tua tidak bisa menikah? Walau sudah 60, tapi cinta tak memandang umur. Setidaknya, nanti ibu ada yang menemani. Benar-benar selamat untuk ibu!
Bagaimana pendapat sobat Cerpen? Rumah tangga yang akur dengan mertua dan saling mendukung memang idaman banget yah? Cinta tidak mengenal kata terlambat!
Sumber: fafa

http://ift.tt/2zX7Cd2

Berita Pilihan Terkait :

Mertua Menyuruhku Pergi, Tapi Aku Lupa Sesuatu dan Kembali Ke Rumah, Tak Disangka Aku Mendengar "Percakapan Mengejutkan Ini" dari Luar Pintu!!
4/ 5
Oleh